A.
Pengenalan
Game
Secara bahasa Game
berasal dari bahasa Inggris yang berarti permainan. Pengertian Game sendiri
sangat banyak, berikut beberapa istilah yang digunakan dalam mengartikan Game :
·
Board
Games (Permainan Papan) Game pada katagori ini membutuhkan suatu papan yang
terbagi dalam sektor-sektor tertentu (dengan garis-garis) dan didalamnya
terdapat sejumlah alat main yang dapat digerakkan. Termasuk dalam katagori ini
adalah catur.Dua buah pemain akan berhadapan dan saling mengadu strategi sesuai
dengan aturan untuk mencapai daerah lawan atau mempertahankan daerahnya
sendiri, mengalahkan bidak musuh, mengumpulkan sesuatu. Pemain pada board games
ini akan berusaha menganalisis hubungan-hubungan geometri yang ada pada papan
dan bidak.
·
Card
Games (Permainan Kartu) Games ini akan memanfaatkan simbol dari 52 kartu yang
terbagi dalam dua faktor : suit (4 nilai) dan rank (13 nilai). Permainan akan
dilakukan sekitar bagaimana membuat kombinasi dari 52 kartu tersebut. Sejumlah
ketentuan dibuat untuk mengatur bagaimana cara-cara untuk membuat kombinasi
tersebut. Permainan kartu bridge/truf termasuk kelompok games ini.
·
Athletic
Games (Permainan Atletik) Permainan games jenis ini lebih cenderung pada
penggunaan fisik daripada mental. Aturan game dibuat dengan keharusan pemain
untuk melakukan sejumlah aksi tertentu. Hal yang terkait dengan kekuatan badan,
kecepatan, ketepatan dan kerjasama menjadi bagian utama dari game atletik.
Dalam hal ini harus dibedakan antara game dengan kompetisi. Kompetisi tidak
mengharuskan adanya kerjasama dan pemain bekerja secara individu. Dua orang
yang beradu lari bukanlah termasuk game tetapi kompetisi. Perbedaan utama
antara game dan kompetisi adalah dalam hal interaksi diantara peserta. Pada
kompetisi tidak terjadi interaksi diantara pemain, kompetisi yang membolehkan
adanya interaksi diantara pemainnya termasuk game.
·
Children
Games (Permainan Anak) Aktifitas seperti berlari, sembunyi, melempar dan
menangkap adalah menjadi ciri utama game anak-anak. Umumnya game ini menekankan
pada aktifitas kelompok sebagai latihan untuk berkehidupan sosial. Walaupun
dalam game ini terdapat juga upaya untuk saling mengalahkan secara mental atau
fisik namun tujuan utamanya bukanlah untuk meraih kemenangan satu diatas yang
lain tetapi sebagai ilustrasi kerjasama dalam kehidupan manusia. Penggunaan
sejumlah alat untuk membantu ilustrasi dapat meningkatkan improvisasi game dan
meningkatkan keterlibatan yang lebih baik dari pemain.
·
Computer
Games (Permainan Komputer) Game ini dimainkan lewat bantuan alat komputer.
Terdapat 5 alat yang dapat dikategorikan sebagai komputer, yaitu :
o Expensive dedicated machine, mesin
yang dioperasikan dengan koin untuk memainkankannya.
o Inexpensive dedicated machine, disebut
juga dengan hand held machine. Alat game watch termasuk dalam katagori ini.
o Multiprogram home, mesin seperti
Atari,Nintendo termasuk dalam kelompok komputer ini.
o Personal computer
o Mainframe computer
Computer Games merupakan
pembahasan yang akan kita kaji lebih mendalam dalam tulisan ini. Computer Games
tentu saja berbeda dengan Games yang lain, karena dalam Computer Games tidak
ada interaksi fisik secara langsung terhadap obyek dalam pemainan yang kita
mainkan tersebut. Hal ini tentu berbeda dengan Games yang lain atau biasa
disebut konvensional Games. Dimana dalam conventional Games interaksi antara
pemain dan obyek yang dimainkan pasti terjadi secara langsung. Sebagai contoh
permainan sepak bola, dalam permainan ini antara pemain dan objek yang
dimainakan dalam hal ini bola pasti mengalami
interaksi sebagai contoh ketika pemain menendang bola atau ketika pemain
mendrible bola. Bandingkan dengan Computer Games yang memiliki permainan
sepakbola juga, kita sebagai pemain tentu saja tidak mengalami ineraksi
langsung dengan bola dikarenakan bola tersebut terdapat didalam laar monitor
computer sehingga kita hanya bisa mengendalikan pemain melalui device atau
console yang sudah disediakan dalam permainan tersebut. Dan masih banyak lagi
contoh perbedaan antara Computer Games dan Conventional Games. Beberapa
perbedaan antara Computer Games dan Conventional Games sebagai berikut :
| Conventional Games |
Computer Games |
| Terjadi interaksi langsung
antara pemain dan objek |
Interaksi secara langsung
tidak terjadi |
| Biasanya,seluruh tubuh
bergerak dan mengeluarkan keringat |
Hanya beberapa bagian tubuh
saja yang bergerak |
| Cenderung menyehatkan |
Cenderung menyebabkan
addictive |
| Bersosialisasi dengan orang
banyak |
Nilai sosialisasi jadi
berkurang |
| Menyehatkan tubuh |
Berdampak buruk bagi
beberapa angoota tubuh seperti mata |
B.
Teknik
Membuat Game
Computer Game memang sangat mengasyikkan
terlebih jika game tersebut mampu membuat playernya seperti merasakan secara langsung permainan yang ada
dalam computer. Untuk membuat Game yang berkualitas tentu dibutuhkan kemampuan
dan kreativitas dari pembuat game tersebut. Game yang menjadi idola biasanya
memiliki tampilan atau interface yang bagus dan juga memiliki tingkat kesulitan
yang signifikan dalam tiap level nya. Sekali lagi untuk membuat game yang
berkualitas seperti ini kemampuan dan kreativitas programmer game sangat
dibutuhkan.
Teknik dalam membuat game bisa kita lakukan
dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti JAVA, Strawberry Prolog,Phyton,
dll. Kita bisa membuat game computer sederhana dengan menggunakan bahasa
pemrograman tersebut. Sebagai contoh saya pribadi pernah membuat game “snake”
menggunakan phyton. Dimana tampilan game tersebut masih sangat sedehana. Mengapa
kita tidak mencoba JAVA yang notabene bahasa pemrograman yang lebih baik dan popular
dari generasi generasi sebelumnya? Tentu sangat bisa menggunakan JAVA untuk
membuat game sederhana dan kualitas serta interface yang ditawarkan juga
sedikit lebih baik dibanding bahasa pemrograman generasi sebelumnya. Disamping
itu JAVA memiliki banyak library yang memungkinkan pembuatnya meng-import
library tersebut sehingga tampilan yang dihasilkan menjadi lebih baik. Menggunakan
Strawberry Prolog pun tidak jauh beda dengan JAVA atau bahasa pemrograman lain,
kemampuan anda dalam Coding sangat diperlukan. Karena semua aksi yang akan kita
berikan pada game yang kita buat ditentukan dari coding yang kita masukkan. Disamping
membuat game menggunakan bahasa pemrograman yang telah disebutkan diatas, ada
pula pembuatan game yang menggunakan Flash. Menggunakan Flash agak sedikit
berbeda dengan menggunakan bahsa pemrograman yang telah disebutkan diatas. pada
Flash kita bisa menggambar objek game yang kita inginkan setelah itu barulah
kita masukkan comment/perintah/coding pada objek objek yang telah kita buat
tersebut sehingga nantinya objek objek tersebut bergerak sesuai dengan
keinginan kita. Sehingga kita bisa mengatur objek menjadi lebih detail, seperti
letak objek. Teknologi Falsh juga banyak digunakan dalam pemuatan game online. Biasanya
banyak programmer yang menggabungkan antara teknik pembuatan game JAVA dengan
Flash sehingga hasil yang didapatkan menjadi lebih maksimal. Masih banyak lagi
bahasa pemrograman dan teknik dalam pembuatan game, saya pun masih
mempelajarinya sehingga tidak dapat menyebutkan satu persatu. Dibawah ini akan
saya sebutkan bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan Game beserta
contoh tampilan game nya :
·
C++,
walau sudah ada cukup lama, C++ masih banyak sekali digunakan untuk membuat
game desktop, mulai dari game indie seperti Crayon Physics Deluxe, bahkan game besar seperti Crysis 2.
·
C#,
dapat digunakan pada pembuatan desktop games menggunakan XNA, DirectX, atau
Unity3D. Dapat juga digunakan untuk membuat web games menggunakan Silverlight
atau Unity3D. Contoh web game yang dibuat menggunakan C# dan Unity3D adalah LiloCity dari Agate Studio.
·
Java,
dapat digunakan untuk membuat desktop games, web games (dengan format Java
Applet), bahkan bisa untuk mobile games. Contoh game desktop yang dibuat
menggunakan Java contohnya FIFA12
·
Actionscript
3, umum digunakan dalam pembuatan web games dalam format Flash Games, contohnya
game flash di Facebook seperti Shopping
Paradise buatan Agate Studio atau game flash di game portal, seperti
Earl Grey and
that Rupert Guy yang juga buatan Agate Studio.
·
PHP, HTML, Javascript; bahasa-bahasa
pemrograman ini biasa digunakan untuk membuat web games, misalnya yang ada di
Facebook seperti Football Saga.
·
Objective-C,
bahasa ini spesifik digunakan untuk membuat game di komputer buatan Apple yang
menggunakan Mac OS.
C. Tahap Pembuatan Game
Berikut ini tahap tahap atau cara pembuatan game :
1. Tentukan Genre Game
Pertama pikirkan jenis game yang ingin
Anda bikin, apakah berjenis, RPG(Role Playing Game) seperti harvest
moon, FPS(First Person Shooter) seperti Counter Strike, SPS(Second
Person Shooter) seperti 25 To Life, Arcade seperti Riden, Fighting
seperti Street Fighter, Racing seperti Need For Speed, atau RTS(Real
Time Strategy) seperti Age Of Empire. Disarankan pilihlah jenis game
yang sesuai dengan kemampuan yang Anda miliki ,mudah dan cepat dalam
pembuatannya.
2. Tentukan Tool yang ingin digunakan
Ini
bagian yang terpenting, dengan apakah Anda ingin membuat game tersebut,
biasanya game dibuat dengan bahasa pemograman, jika Anda adalah seorang
programer maka Anda bisa membuat game dengan bahasa pemograman yang
Anda kuasai, tetapi jika Anda adalah orang yang belum begitu menguasai
atau sama sekali tidak mengetahui tentang dunia pemograman maka jangan
berkecil hati dan jangan menganggap bahwa membuat game dizaman sekarang
masih susah, banyak sekali software yang khusus dibuat untuk membuat
game dengan genre tertentu, ada software yang menggunakan bahasa
pemograman dalam pembuatan game atau sama sekali tidak membutuhkan
pemograman dalam pembuatannya, sehingga Anda hanya perlu menggunakan
mouse untuk mengatur jalannya game, karakter jagoan, musuh dan beberapa
komponen game lainnya, software untuk membuat game sangat membantu Anda
dalam membuat sebuah game.
3. Tentukan gameplay game
Gameplay
adalah sistem jalannya game tersebut, mulai dari menu, area permainan,
save, load, game over, story line, misiion sukses, mission failed, cara
bermain dan sistem lainnya harus Anda tentukan, misal dalam sistem save
Anda hanya akan membuat pemain bisa mensave permainan jika jagoannya
sudah menuju kesebuah lokasi, kemudian ketika meload karakter jagoan
akan kembali ketempat area save, atau ketika dalam menu pemain hanya
akan mendapat pilihan menu play game, load game, credit dan quit, atau
Anda ingin membuat game yang bercerita tentang seorang mahasiswa yang
terlibat dalam perang antar geng jalanan dan mencoba untuk keluar dari
permasalahan tersebut. Semua sistem yang digunakan dalam game disebut
dengan gameplay. Sebisa mungkin buatlah gameplay game Anda enak untuk
dimainkan dan tidak menyulitkan pemain sehingga pemain akan nyaman
ketika memainkan game Anda
4. Tentukan grafis yang ingin digunakan
Jenis
grafis secara sederhana dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu jenis
kartun, semi realis, atau realis. Pilih jenis grafis yang sesuai dengan
kebutuhan game Anda dan sesuai dengan kemampuan Anda, kemudian pilih
software apa yang ingin Anda gunakan dalam membuat gambarnya, pilihlah
yang Anda anggap paling mudah digunakan
5. Tentukan suara yang ingin digunakan
Tanpa
suara akan membuat game Anda kehilangan nilainya, karena itulah pilih
suara yang ingin digunakan dalam permainan. Pilihan suara bisa Anda
bagi-bagi menjadi beberapa bagian seperti bagian main menu, save menu,
load menu, shoot, dead, mission sukses, mission failed, loading dan
bagian-bagian lainnya, pemilihan suara yang digunakan harus seirama
dengan bagiannya, misal untuk bagian mission failed tidak cocok jika
menggunakan musik yang bersemangat, haruslah musik yang mengandung
kesedihan untuk didengar sehingga akan membuat pemain makin sedih ketika
jagoannya kalah. Kemudian pilih software yang ingin Anda gunakan untuk
membuat atau mengedit suara yang akan digunakan dalam game
6. Lakukan perencanaan waktu
Dengan
perencanaan waktu akan membuat Anda makin bebas melakukan hal lainnya
karena perasaan Anda tidak lagi terganggu dengan game yang belum selesai
dibuat, kemudian ketika waktu pembuatan game sudah tiba Anda akan
membuat game sesuai dengan urutan waktu yang sudah Anda tentukan
sehingga Anda tidak bingung bagian game mana yang belum selesai
dikerjakan dan yang sudah selesai dikerjakan. Perencanaan waktu
pembuatan sangat baik untuk dilakukan
7. Proses pembuatan
Yang
terakhir lakukan pembuatan game karena semua komponen yang Anda
perlukan sudah disiapkan dari awal, lakukan proses pembuatan berdasarkan
waktu yang sudah ditentukan, tidak ada salahnya Anda meminta
pertolongan orang lain sehingga akan mempercepat proses pembuatan game
Anda.