Minggu, 06 Juli 2014

Pengembangan Game dan Industri Kreatif

Pengembangan Game dan Industri Kreatif

Game sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah, biasanya dalam konteks tidak serius atau dengan tujuan refreshing. Game sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hati, namun pada masa sekarang game bukanlah hanya sekedar permainan, game pada masa saat ini menjadi salah sati industri yang sangat menjanjikan karena selain permainan serta penampilan yang semakin menarik dan canggih, game saat ini dapat memberikan keuntungan.
 
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang tahapan-tahapan pengembangan game, proses pengembangan game bervariasi tergantung pada perusahaan dan royek. Namun perkembangan game komersial biasanya meliputi tahapan sebagai berikut.
 
1. Pre-Production
   Fase awal perkembangan game sering ditandai oleh rendahnya kualitas grafis. Hal ini benar terutama dari berbagai permainan prototipe. Produsen game bekerja selama pra-produkai yang umumnya terkait dengan perancangan jadwal, anggaran & perkiraan tugas dalam tim. Tahapan ini menjadi tahapan yang paling penting karena berbagai elemen dasar dari sebuah game disusun pada tahapan ini.
 
 2. Produksi
   Pada tahapan ini semua konsep yang telah disusun pada tahapan sebelumnya mulai diwujudkan dalam bentuk game. Platform baru mungkin saja menargetkan game dengan demografis baru. Semua perubahan ini harus di dokumentasikan dan tersebar keseluruh tim, sebagian besar perubahan terjadi sebagai pembaruan dokumen desain.

3. Pengujian
   Pada tahapan ini game yang sudah berbentuk dilakukan pengujian untuk memastikan apakah konsep yang telah disusun sudah ada dalam game tersebut. Staff pengujian paling banyak diandalkan pada akhir proyek karena mereka tidak hanya perlu untuk menguji fitur baru yang ditambahkan, level dan perbaikan bug, tapi mereka juga perlu melakukan pengujian regresi untuk memastikan bahwa fitur-fitur yang telah ada ditempatnya selama berbulan-bulan bisa beroperasi dengan benar.

4. Penyelesaian
   Setelah game dibuat, beberapa developer akan memberikan waktu kompensasi untuk anggota tim (mungkin satu atau dua minggu) untuk mengkompensasi lembur dalam menyelesaikan permainan, meskipun ini bukanlah suatu standar.

5. Pemeliharaan
   Pada tahap ini merupakan tahap pemeliharaan game, yaitu dengan melakukan update untuk memperbaiki dan lebih menyempurnakan game. Konsol game dulu dianggap  100% lengkap sehingga tidak mungkin adanya masalah atau bug. Namun dengan pengenalan konsol yang bisa online seperti Xbox 360, Playstation 3 dan Wii sebagian besar game menerima patch dan perbaikan setelah adanya bug dan masalah-masalah kecil, seperti game komputer.

6. Durasi
   Tahapan ini adalah tahapan akhir dari pengembangan game, pada tahap ini lamanya suatu pengembangan bergantung pada sejumlah faktor, seperti genre, skala, paltform [engembangan dan jumlah aset. Pertimbangan lainnya adalah penggunaan mesin game miffleware. Mengembangkan mesin 3D dari bawah ke atas membutuhkan waktu lebih banyak daripada menggunakan paket middleware yang ada Cots (commercial, off -the-self) seperti Gamebryo atau RenderWare.

ELEMEN-ELEMEN DALAM GAME


Chris Crawford

Seorang perancang game yang bernama Chris Crawford (1982), menyimpulkan beberapa elemen yang terdapat dalam game, sebagai berikut :
 
- Conflict
 Muncul secara alami dari interaksi didalam game dimana pemain secara katif mengejar beberapa tujuan. Rintangan mencegah pemain dalam mencapai tujuan dengan mudah. Apabila rintangan secara aktif atau dinamis dibuat untuk merespon pemain, tantangan tersebut adalah game, sehingga rintangan atau penghalang ini memerlukan kecerdasan unutk menghalangi pemain mencapai tujuan.
- Interaction
 Media seperti lukisan merepresentasikan realitas secara statis, beberapa media seperti film, musik dan tarian dengan dinamis memperlihatkan perubahan seiring waktu. Yang menarik dari realitas adalah bagaimana hal tersebut berubah, dalam sebuah webwork yang rumit dengan sebab dan akibat dimana segala sesuatu terikat satu sama lain. Cara paling tepat untuk menjelaskan webwork ini adalah dengan memberikan pengguna untuk menjelajah setiap celah dalam web dan membiarkan pengguna mengamati efek dari penjelajahan mereka.
- Representation
 Game adalah sistem formal yang tertutup secara subyektif menggambarkan bagian dari kenyataan, dikatakan tertutup karena game memiliki kelengkapan struktur yang mandiri. sebuah game menciptakan representasi subjektif dan sengaja disederhanakan dari realitas emosional. Game bukan sebuah representasi yang akurat dari realitas objektif, akurasi objektif hanya diperlukan untuk mendukung fantasi pemain. Fantasi pemain merupakan kunci utama membuat game secara psikologis terasa nyata.
- Safety
 Conflict menyiratkan bahaya, bahaya berarti resiko menyakitkan yang tidak diinginkan. Karen itu, game adalah cara cerdas yang menyediakan pengalaman psikologis dari conflict dan bahaya yang tidak mempengaruhi fisik pemain.
 

sumber : http://hafidz-blogz.blogspot.com/2014/07/pengembangan-game-dan-industri-kreatif.html

Selasa, 25 Maret 2014

Pengantar Teknologi Game


A.    Pengenalan Game
Secara bahasa Game berasal dari bahasa Inggris yang berarti permainan. Pengertian Game sendiri sangat banyak, berikut beberapa istilah yang digunakan dalam mengartikan Game   :
·         Board Games (Permainan Papan) Game pada katagori ini membutuhkan suatu papan yang terbagi dalam sektor-sektor tertentu (dengan garis-garis) dan didalamnya terdapat sejumlah alat main yang dapat digerakkan. Termasuk dalam katagori ini adalah catur.Dua buah pemain akan berhadapan dan saling mengadu strategi sesuai dengan aturan untuk mencapai daerah lawan atau mempertahankan daerahnya sendiri, mengalahkan bidak musuh, mengumpulkan sesuatu. Pemain pada board games ini akan berusaha menganalisis hubungan-hubungan geometri yang ada pada papan dan bidak.
·         Card Games (Permainan Kartu) Games ini akan memanfaatkan simbol dari 52 kartu yang terbagi dalam dua faktor : suit (4 nilai) dan rank (13 nilai). Permainan akan dilakukan sekitar bagaimana membuat kombinasi dari 52 kartu tersebut. Sejumlah ketentuan dibuat untuk mengatur bagaimana cara-cara untuk membuat kombinasi tersebut. Permainan kartu bridge/truf termasuk kelompok games ini.

·         Athletic Games (Permainan Atletik) Permainan games jenis ini lebih cenderung pada penggunaan fisik daripada mental. Aturan game dibuat dengan keharusan pemain untuk melakukan sejumlah aksi tertentu. Hal yang terkait dengan kekuatan badan, kecepatan, ketepatan dan kerjasama menjadi bagian utama dari game atletik. Dalam hal ini harus dibedakan antara game dengan kompetisi. Kompetisi tidak mengharuskan adanya kerjasama dan pemain bekerja secara individu. Dua orang yang beradu lari bukanlah termasuk game tetapi kompetisi. Perbedaan utama antara game dan kompetisi adalah dalam hal interaksi diantara peserta. Pada kompetisi tidak terjadi interaksi diantara pemain, kompetisi yang membolehkan adanya interaksi diantara pemainnya termasuk game.

·         Children Games (Permainan Anak) Aktifitas seperti berlari, sembunyi, melempar dan menangkap adalah menjadi ciri utama game anak-anak. Umumnya game ini menekankan pada aktifitas kelompok sebagai latihan untuk berkehidupan sosial. Walaupun dalam game ini terdapat juga upaya untuk saling mengalahkan secara mental atau fisik namun tujuan utamanya bukanlah untuk meraih kemenangan satu diatas yang lain tetapi sebagai ilustrasi kerjasama dalam kehidupan manusia. Penggunaan sejumlah alat untuk membantu ilustrasi dapat meningkatkan improvisasi game dan meningkatkan keterlibatan yang lebih baik dari pemain.

·         Computer Games (Permainan Komputer) Game ini dimainkan lewat bantuan alat komputer. Terdapat 5 alat yang dapat dikategorikan sebagai komputer, yaitu :
o    Expensive dedicated machine, mesin yang dioperasikan dengan koin untuk memainkankannya.
o    Inexpensive dedicated machine, disebut juga dengan hand held machine. Alat game watch termasuk dalam katagori ini.
o    Multiprogram home, mesin seperti Atari,Nintendo termasuk dalam kelompok komputer ini.
o    Personal computer
o    Mainframe computer
Computer Games merupakan pembahasan yang akan kita kaji lebih mendalam dalam tulisan ini. Computer Games tentu saja berbeda dengan Games yang lain, karena dalam Computer Games tidak ada interaksi fisik secara langsung terhadap obyek dalam pemainan yang kita mainkan tersebut. Hal ini tentu berbeda dengan Games yang lain atau biasa disebut konvensional Games. Dimana dalam conventional Games interaksi antara pemain dan obyek yang dimainkan pasti terjadi secara langsung. Sebagai contoh permainan sepak bola, dalam permainan ini antara pemain dan objek yang dimainakan dalam hal ini bola pasti  mengalami interaksi sebagai contoh ketika pemain menendang bola atau ketika pemain mendrible bola. Bandingkan dengan Computer Games yang memiliki permainan sepakbola juga, kita sebagai pemain tentu saja tidak mengalami ineraksi langsung dengan bola dikarenakan bola tersebut terdapat didalam laar monitor computer sehingga kita hanya bisa mengendalikan pemain melalui device atau console yang sudah disediakan dalam permainan tersebut. Dan masih banyak lagi contoh perbedaan antara Computer Games dan Conventional Games. Beberapa perbedaan antara Computer Games dan Conventional Games sebagai berikut            :
Conventional Games Computer Games
Terjadi interaksi langsung antara pemain dan objek Interaksi secara langsung tidak terjadi
Biasanya,seluruh tubuh bergerak dan mengeluarkan keringat Hanya beberapa bagian tubuh saja yang bergerak
Cenderung menyehatkan Cenderung menyebabkan addictive
Bersosialisasi dengan orang banyak Nilai sosialisasi jadi berkurang
Menyehatkan tubuh Berdampak buruk bagi beberapa angoota tubuh seperti mata

B.     Teknik Membuat Game
Computer Game memang sangat mengasyikkan terlebih jika game tersebut mampu membuat playernya seperti  merasakan secara langsung permainan yang ada dalam computer. Untuk membuat Game yang berkualitas tentu dibutuhkan kemampuan dan kreativitas dari pembuat game tersebut. Game yang menjadi idola biasanya memiliki tampilan atau interface yang bagus dan juga memiliki tingkat kesulitan yang signifikan dalam tiap level nya. Sekali lagi untuk membuat game yang berkualitas seperti ini kemampuan dan kreativitas programmer game sangat dibutuhkan.
Teknik dalam membuat game bisa kita lakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti JAVA, Strawberry Prolog,Phyton, dll. Kita bisa membuat game computer sederhana dengan menggunakan bahasa pemrograman tersebut. Sebagai contoh saya pribadi pernah membuat game “snake” menggunakan phyton. Dimana tampilan game tersebut masih sangat sedehana. Mengapa kita tidak mencoba JAVA yang notabene bahasa pemrograman yang lebih baik dan popular dari generasi generasi sebelumnya? Tentu sangat bisa menggunakan JAVA untuk membuat game sederhana dan kualitas serta interface yang ditawarkan juga sedikit lebih baik dibanding bahasa pemrograman generasi sebelumnya. Disamping itu JAVA memiliki banyak library yang memungkinkan pembuatnya meng-import library tersebut sehingga tampilan yang dihasilkan menjadi lebih baik. Menggunakan Strawberry Prolog pun tidak jauh beda dengan JAVA atau bahasa pemrograman lain, kemampuan anda dalam Coding sangat diperlukan. Karena semua aksi yang akan kita berikan pada game yang kita buat ditentukan dari coding yang kita masukkan. Disamping membuat game menggunakan bahasa pemrograman yang telah disebutkan diatas, ada pula pembuatan game yang menggunakan Flash. Menggunakan Flash agak sedikit berbeda dengan menggunakan bahsa pemrograman yang telah disebutkan diatas. pada Flash kita bisa menggambar objek game yang kita inginkan setelah itu barulah kita masukkan comment/perintah/coding pada objek objek yang telah kita buat tersebut sehingga nantinya objek objek tersebut bergerak sesuai dengan keinginan kita. Sehingga kita bisa mengatur objek menjadi lebih detail, seperti letak objek. Teknologi Falsh juga banyak digunakan dalam pemuatan game online. Biasanya banyak programmer yang menggabungkan antara teknik pembuatan game JAVA dengan Flash sehingga hasil yang didapatkan menjadi lebih maksimal. Masih banyak lagi bahasa pemrograman dan teknik dalam pembuatan game, saya pun masih mempelajarinya sehingga tidak dapat menyebutkan satu persatu. Dibawah ini akan saya sebutkan bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan Game beserta contoh tampilan game nya      :
·         C++, walau sudah ada cukup lama, C++ masih banyak sekali digunakan untuk membuat game desktop, mulai dari game indie seperti Crayon Physics Deluxe, bahkan game besar seperti Crysis 2.

·         C#, dapat digunakan pada pembuatan desktop games menggunakan XNA, DirectX, atau Unity3D. Dapat juga digunakan untuk membuat web games menggunakan Silverlight atau Unity3D. Contoh web game yang dibuat menggunakan C# dan Unity3D adalah LiloCity dari Agate Studio.

·         Java, dapat digunakan untuk membuat desktop games, web games (dengan format Java Applet), bahkan bisa untuk mobile games. Contoh game desktop yang dibuat menggunakan Java contohnya FIFA12

·         Actionscript 3, umum digunakan dalam pembuatan web games dalam format Flash Games, contohnya game flash di Facebook seperti Shopping Paradise buatan Agate Studio atau game flash di game portal, seperti Earl Grey and that Rupert Guy yang juga buatan Agate Studio.

·        




PHP, HTML, Javascript; bahasa-bahasa pemrograman ini biasa digunakan untuk membuat web games, misalnya yang ada di Facebook seperti Football Saga.
 
·         Objective-C, bahasa ini spesifik digunakan untuk membuat game di komputer buatan Apple yang menggunakan Mac OS.
C. Tahap Pembuatan Game
Berikut ini tahap tahap atau cara pembuatan game :
1. Tentukan Genre Game

Pertama pikirkan jenis game yang ingin Anda bikin, apakah berjenis, RPG(Role Playing Game) seperti harvest moon, FPS(First Person Shooter) seperti Counter Strike, SPS(Second Person Shooter) seperti 25 To Life, Arcade seperti Riden, Fighting seperti Street Fighter, Racing seperti Need For Speed, atau RTS(Real Time Strategy) seperti Age Of Empire. Disarankan pilihlah jenis game yang sesuai dengan kemampuan yang Anda miliki ,mudah dan cepat dalam pembuatannya.


2. Tentukan Tool yang ingin digunakan

Ini bagian yang terpenting, dengan apakah Anda ingin membuat game tersebut, biasanya game dibuat dengan bahasa pemograman, jika Anda adalah seorang programer maka Anda bisa membuat game dengan bahasa pemograman yang Anda kuasai, tetapi jika Anda adalah orang yang belum begitu menguasai atau sama sekali tidak mengetahui tentang dunia pemograman maka jangan berkecil hati dan jangan menganggap bahwa membuat game dizaman sekarang masih susah, banyak sekali software yang khusus dibuat untuk membuat game dengan genre tertentu, ada software yang menggunakan bahasa pemograman dalam pembuatan game atau sama sekali tidak membutuhkan pemograman dalam pembuatannya, sehingga Anda hanya perlu menggunakan mouse untuk mengatur jalannya game, karakter jagoan, musuh dan beberapa komponen game lainnya, software untuk membuat game sangat membantu Anda dalam membuat sebuah game.


3. Tentukan gameplay game

Gameplay adalah sistem jalannya game tersebut, mulai dari menu, area permainan, save, load, game over, story line, misiion sukses, mission failed, cara bermain dan sistem lainnya harus Anda tentukan, misal dalam sistem save Anda hanya akan membuat pemain bisa mensave permainan jika jagoannya sudah menuju kesebuah lokasi, kemudian ketika meload karakter jagoan akan kembali ketempat area save, atau ketika dalam menu pemain hanya akan mendapat pilihan menu play game, load game, credit dan quit, atau Anda ingin membuat game yang bercerita tentang seorang mahasiswa yang terlibat dalam perang antar geng jalanan dan mencoba untuk keluar dari permasalahan tersebut. Semua sistem yang digunakan dalam game disebut dengan gameplay. Sebisa mungkin buatlah gameplay game Anda enak untuk dimainkan dan tidak menyulitkan pemain sehingga pemain akan nyaman ketika memainkan game Anda


4. Tentukan grafis yang ingin digunakan

Jenis grafis secara sederhana dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu jenis kartun, semi realis, atau realis. Pilih jenis grafis yang sesuai dengan kebutuhan game Anda dan sesuai dengan kemampuan Anda, kemudian pilih software apa yang ingin Anda gunakan dalam membuat gambarnya, pilihlah yang Anda anggap paling mudah digunakan


5. Tentukan suara yang ingin digunakan

Tanpa suara akan membuat game Anda kehilangan nilainya, karena itulah pilih suara yang ingin digunakan dalam permainan. Pilihan suara bisa Anda bagi-bagi menjadi beberapa bagian seperti bagian main menu, save menu, load menu, shoot, dead, mission sukses, mission failed, loading dan bagian-bagian lainnya, pemilihan suara yang digunakan harus seirama dengan bagiannya, misal untuk bagian mission failed tidak cocok jika menggunakan musik yang bersemangat, haruslah musik yang mengandung kesedihan untuk didengar sehingga akan membuat pemain makin sedih ketika jagoannya kalah. Kemudian pilih software yang ingin Anda gunakan untuk membuat atau mengedit suara yang akan digunakan dalam game


6. Lakukan perencanaan waktu

Dengan perencanaan waktu akan membuat Anda makin bebas melakukan hal lainnya karena perasaan Anda tidak lagi terganggu dengan game yang belum selesai dibuat, kemudian ketika waktu pembuatan game sudah tiba Anda akan membuat game sesuai dengan urutan waktu yang sudah Anda tentukan sehingga Anda tidak bingung bagian game mana yang belum selesai dikerjakan dan yang sudah selesai dikerjakan. Perencanaan waktu pembuatan sangat baik untuk dilakukan


7. Proses pembuatan

Yang terakhir lakukan pembuatan game karena semua komponen yang Anda perlukan sudah disiapkan dari awal, lakukan proses pembuatan berdasarkan waktu yang sudah ditentukan, tidak ada salahnya Anda meminta pertolongan orang lain sehingga akan mempercepat proses pembuatan game Anda.


8. Lakukan publishing

Ketika Anda sudah selesai membuat sebuah game, publish game Anda menjadi setup jika game Anda harus diinstal terlebih dahulu sebelum dimainkan atau publish menjadi exe jika game Anda bisa langsung dimainkan tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu, metode mempublish tergantung dengan tool yang Anda gunakan untuk membuat game 


Sumber :
http://chodyrafael.blogspot.com/2012/03/pengantar-teknologi-game.html 
http://www.bahaskomputer.com/2009/05/tahap-pembuatan-game.html

Selasa, 19 November 2013

Perbedaan antara ONLINE SHOP dan OFFLINE SHOP

Disini saya selaku pembeli dan penjual online shop akan membahas beberapa keuntungan dan kerugian dari berbelanja dengan menggunakan online shop dan offline shop.

ONLINE SHOP
Keuntungan :
  1. Hemat tenaga, secara kita ga perlu langsung datang ketempat si penjual menjual barang, cukup dengan melihat si penjual memasang beberapa gambar di toko online, kemudian tinggal menghubungi, lalu barang pun akan sampai di tempat tujuan.
  2. Hemat biaya, kenapa saya bilang hemat biaya karena di toko online ini rata rata penjual mengambil untung tidak begitu banyak, tetapi jika kita datang kesuatu tempat ingin membeli barang harga barang pun tinggi disebabkan pajak dari toko tersebut.
  3. Hemat waktu, berbelanja melalui online shop ini bisa di lakukan dimana saja, seperti kita bisa lihat saat kita santai atau berpergian dll. Karna online shop ini menggunakan layann internet di jaman sekarang ini internet sangat di butuh kan dalam kehidupan sehari hari.
  4. Tidak lapar mata, misalnya kalo kita pergi ke mall disana banyak pilihan dan banyak pula yang akan di beli, nah itu dia yang nanti akan timbul hasrat untuk membeli, makannya dengan online shop kita bisa membatasi pengeluaran kita.
  5. Transaksi mudah, dengan adanya mobile banking kita bisa melakukan transfer dimana saja dan kapan saja melalu telephone genggam kita.
Kerugian :
  1. Jika membeli sesuatu yang memakai ukuran, kita harus benar-benar mengetahui ukuran apa yang sesuai dengan kita, salah salah jika barang sudah di tangan anda malah kekecilan atau kebesaran, misal: baju, selana, sepatu, dll.
  2. Hati-hati terhadap penipuan, karna sekarang maraknya online shop banyak penipu yang memanfaatkan untuk melakukan aksinya didunia maya.
  3. Terkadang pelayan dari si penjual kurang ramah, disini kita harus meminta penjelasan dari si penjual apakah si penjual berniat memasarkan barang dagangannya dengan serius atau tidak, terkadang di dalam toko onlinenya barang yang semestinya sudah sold di gudang tetapi di dalam iklannya masih tertulis tersedia itu juga termasuk kerugian kita.
  4. Biasanya kondisi barang (second) tidak sesuai dengan apa yang si penjual deskripsikan, makannya kita terlebih dahulu harus menanyakan secara detail kondisi barang tersebut apa bila barang kita yang beli adalah barang second.

OFFLINE SHOP
Keuntungan :
  1. Kita bisa memilih macam macam pilihan disana, jika kita menginginkan ukuran yang pas jika dalam pembeian suatu barang yang akan kita kenakan/pakai.
  2. Bisa dapat langsung melihat kondisi barang yang akan kita beli di toko, apakah sesuai dengan keinginan atau kebutuhan yang kita pakai atau tidak.
  3. Bisa bertanya tanya sampai puas kepada sales yang mujual barang tersebut.Kita bisa menakan perbedaan antara barang yang satu dengan yang lainnya, atau pun jika salesnya cantik kita bisa meninta no hpnya hehehehe....
  4. Terdapat diskon, jika terdapat promo, biasanya kaum wanita akan ramai ramai datang ke suatu toko atau tempat jika di toko tersebut sedang diadakan diskon apa lagi besar besaran. 
Kerugian :
  1. Menguras tenaga, karena harus berjalan dari sini kesana untuk mendaptkan suatu barang.
  2. Waktu yang di butuhkan dalam pencarian barang akan memakan waktu yang lama.
  3. Lapar mata, jika kita jalan ke mall kita di pertontonkan oleh barang barang yang bagus disana, jadi jika kita tidak ingin membeli barang A misalnya, kemudian karna kita penasaran maka kita akan membeli barang A tersebut.
  4. Boros biaya, jika kita pergi ke suatu mall setelah melihat barang barang dan membelinya, pasti anda tidak akan langsung pulang dong, pasti anda akan mampir sejenak untuk makan siang atau bersantai di cafe / tempat makan / restaurant yang berada di dalam mall tersebut. Jadi anda akan membawa uang 2x lipat.

Saran saya jika anda ingin belanja ONLINE SHOP sebaiknya anda mengetahui history jualan si penjual, jika anda memakai kaskus anda bisa liat thread thread si penjual atau pun dengan menanyainya langsung, dan jika lebih aman lagi atau yakin kita bisa mengajak si penjual untuk COD (Cash On Delivery) artinya si penjual dan pembeli bertransaksi secara bertemu langsung. kemdian perhatikan benar benar barang yang anda beli biasanya si penjual sudah memasang foto barang dagangannya, jika kurang yakin anda bisa memintanya untuk memfoto kembali, dan saran saya yng terakhir tawar lah barang yang anda beli dengan harga yang di bawah pasaran hehehe artinya tawar dulu ajah dengan harga yang sadis hahaha

Sara saya jika anda ingin belanja dengan OFFLINE SHOP sebaiknya anda membawa uang lebih, karna pada saat anda berangkat ke suatu tempat perbelanjaan dan anda sudah menyiapkan list yang nanti akan anda beli, pasti anda akan melenceng dari list yang telah anda buat tersebut, pengalaman nih hahaha

be smart buyer !!!
and happy shopping :)

Senin, 18 November 2013

DESAIN

Tema dari gambar yang saya buat yaitu tentang “hitam putih kuta”

Tujuan saya membuat desai seperti ini untuk mengetahuin hal hal yg kecil tetapi berdampak besar dengan Pantai Kuta, Bali
.
Pesan yang ingin saya sampai kan pada foto ini adalah agar masyarakat sekitar ataupun turis mancanegara maupun domestic dapat menjaga lingkungan dan menjaga kebersihan karna keindahan alam adalah hal yang sangat indah dan harus tetap di jaga dan dirawat. Terlebih lagi Pantai Kuta ini adalah salah satu icon terbesar di Bali.Jadi kabersihan itu tidak harus selalu di bersihan oleh petugas saja, tetapi dimulai dari kesadaran diri kita sendiri.

Materi yang saya gunakan pada desain saya yaitu “Restoring and Coloring a Black and White Photograph”



Ket : gambar milik pribadi, di ambil pada ‎hari Jumat, 8 Maret ‎2013, ‏‎8:15:08 AM, lokasi Pantai Kuta, Bali

Minggu, 18 November 2012

PODCASTING

 
Apa itu Podcasting?
Podcasting adalah media berbasiskan audio yang pada awalnya memungkinkan seseorang untuk merekam audio dan mengubahnya agar dapat digunakan dengan iPods (perangkat kecil dan portable untuk pemutaran audio yang diproduksi oleh Apple). Kemampuan untuk merekam dan menyimpan file audio ke komputer bukanlah hal baru. Namun, podcasting memungkinkan orang untuk menyampaikan rekaman mereka ke khalayak luas. File audio ditempatkan pada sebuah situs web (atau blog atau wiki) di mana orang lain dapat men-download dan memutar rekaman di komputer, laptop, dan iPod mereka.
Istilah "podcasting" pertama kali muncul dalam sebuah karangan artikel oleh Ben Hammersley di surat kabar The Guardian pada Februari 2004, bersama dengan istilah lain yang diusulkan untuk menamakan teknologi baru ini. "Podcast" merupakan lakuran kata "pod" — "playable on demand" (dimainkan atas permintaan), yang kelak digunakan Apple Computer (sekarang Apple) untuk merek (portable media player) iPod — dan "broadcasting" (penyiaran). Nama ini dapat menyesatkan, karena siniar dapat digunakan tanpa iPod, atau bentuk pemutar-media-saku lain; isi-kandungannya dapat diperoleh dengan komputer yang dapat memainkan berkas media. Penggunaan istilah "podcast" mendahului adanya dukungan asal (native support) untuk layanan siniar bagi iPod, atau perangkat lunak Apple iTunes. Untuk menghindari keterkaitannya dengan istilah "iPod", beberapa orang memakai istilah "netcast" sebagai pengganti "podcast", seperti siniarwan (podcaster) TWiT.tv Leo Laporte. Singkatan balik (backronym) telah diusulkan supaya "podcast" dapat diuraikan sebagai "personal on demand broadcast" (penyiaran atas permintaan pribadi).

Manfaat Podcasting:
  • Meningkatkan visibilitas situs Anda
Audiens target Anda akan dapat menemukan situs Anda lebih mudah ketika Anda daftar podcast Anda di direktori podcast yang tersedia. Visibilitas untuk situs Anda akan meningkat sangat. Demikian pula, mesin pencari akan dapat menemukan podcast Anda lebih mudah juga.
Menyediakan alat komunikasi bisnis yang efektif
Salah satu manfaat penting dari Podcasting adalah kenyataan bahwa itu benar-benar menyediakan alat komunikasi tambahan untuk bisnis online Anda. Orang-orang akan datang untuk tahu tentang situs Anda. Apa yang telah ditulis dan ditawarkan di situs Anda akan bisa mendapatkan kredibilitas Anda sebagai seorang penulis ahli di bidang Anda.
  • Memberikan kesempatan untuk memberikan nilai tambah menawarkan
Podcasting memungkinkan Anda untuk memberikan nilai tambah menawarkan dalam format audio. Ini akan mempertahankan kepentingan pembaca dan pelanggan sama seperti mereka akan senang dengan tawaran ini. Mereka dapat kembali ke situs Anda untuk podcast mingguan “Pilihan Hot Tips untuk minggu ini”, ini akan menjadi favorit panas bagi mereka dalam perdagangan opsi.


  • Menyediakan alat komunikasi bisnis yang efektif
Salah satu manfaat penting dari Podcasting adalah kenyataan bahwa itu benar-benar menyediakan alat komunikasi tambahan untuk bisnis online Anda. Orang-orang akan datang untuk tahu tentang situs Anda. Apa yang telah ditulis dan ditawarkan di situs Anda akan bisa mendapatkan kredibilitas Anda sebagai seorang penulis ahli di bidang Anda.
  •  Menyediakan retensi memori yang lebih baik
Podcasting melibatkan melihat, mendengar dan mengalami. Jika digabungkan, memberikan hasil terbaik untuk retensi memori sekitar 75% untuk rata-rata orang. Ini menyimpulkan bahwa pesan audio pasti lebih berkesan dari hanya teks biasa. Retensi memori adalah salah satu manfaat lebih penting bisa Anda dapatkan dari Podcasting.
  • Menyediakan kemudahan penggunaan
Podcast Anda dapat dengan mudah diputar pada pemutar MP3 portabel. Orang akan dapat mendengarkan podcast Anda di mana saja dan kapan saja. Podcasting membuat mendengarkan pesan Anda begitu mudah, tanpa rewel.
  • Memberikan kesempatan untuk peningkatan lalu lintas
Jika podcast Anda berisi konten yang besar, mereka akan mengarahkan lalu lintas ke situs Web Anda. Hal ini akan menciptakan dampak pada penjualan Anda dan garis bawah. Konten Anda juga harus informatif, menarik, dan harus selalu menyediakan nilai nyata bagi pendengar Anda. Melalui Podcasting, Anda juga dapat berkomunikasi dengan audiens target Anda.
Podcasting adalah trend komunikasi terbaru dengan pemasar di web. Ia menawarkan jangkauan menguntungkan untuk jutaan pendengar yang pelanggan potensial. Kemungkinan pemasaran banyak. Podcasting adalah sekarang rute emas untuk memilih, dan tidak harus dibiarkan keluar sebagai salah satu pemasaran dan alat komunikasi.

Cara Kerja Podcasting:

      Pada dasarnya setiap orang yang memiliki komputer dan akses ke Internet dapat turut berpartisipasi menyajikan konten untuk layanan podcast. Anda dapat merekam suara, lagu, puisi, pidato, ceramah, kultum, atau bahkan khotbah, kemudian menyimpannya dalam format MP3 dan meng-upload-nya ke salah satu website podcast yang ada. Selanjutnya biarkan orang lain yang tertarik dengan konten buatan Anda untuk men-download dan mendengarkannya di komputer atau MP3 player mereka.
Sedangkan untuk mendengarkan siaran podcast dari orang lain, Anda dapat masuk ke salah satu website podcast, men-download freeware untuk podcasting yang mereka sediakan (seperti iPodder atau iTunes), dan meng-install-nya di komputer. Selanjutnya, dari aplikasi tersebut Anda dapat mengklik hyperlink untuk mendengarkan konten podcast yang diinginkan. Anda dapat mendengarkannya langsung dari komputer, atau men-download-nya ke dalam MP3 player.

Model Penyebaran Cara Berlangganan Broadcasting
Model penyebaran podcasting biasanya dengan cara mendownload dan kita juga bisa berlangganan untuk mendapatkannya. Salah satu contoh cara berlangganan podcasting :
Langkah-langkah untuk menggunakan podcasting dengan iTunes adalah:
  1. Download software iTunes dari alamat http://www.apple.com/itunes/download/ dan kemudian install di komputer Anda.
  2. Setelah diinstall, jalankan program iTunes. Di sebelah kiri terdapat sebuah panel bernama Source yang berisi sekumpulan item. Salah satu item yang terdapat di panel Source tersebut adalah Podcasts.
  3.  Klik Podcasts di panel Source, maka tampilan di panel kanan akan berubah untuk menunjukkan daftar podcast langganan Anda. Saat ini daftar tersebut masih kosong.
  4.  Untuk berlangganan podcast, Anda dapat mencari podcast-podcast yang sesuai dengan keinginan Anda di Podcast Directory iTunes. Untuk masuk ke Podcast Directory iTunes, klik label Podcast Directory yang terdapat di sebelah bawah daftar podcast. Untuk langkah ini komputer Anda harus terkoneksi dengan Internet.
  5.  Di Podcast Directory, terdapat banyak pilihan podcast. Podcast-podcast yang populer ditampilkan langsung di halaman utama. Anda juga dapat mencari podcast yang Anda inginkan dengan memanfaatkan kotak pencarian yang terdapat di bagian atas Podcast Directory. Selain itu, di bagian kiri terdapat daftar kategori dari berbagai podcast yang tersedia. Anda dapat mengklik suatu kategori untuk melihat podcast-podcast yang terdapat di dalam kategori tersebut. Sampai saat post ini ditulis, terdapat lebih dari 6000 podcast yang terdaftar di Podcast Directory iTunes.
  6. Setelah menemukan podcast yang Anda inginkan, klik nama podcast tersebut untuk memunculkan keterangan lengkap tentang podcast tersebut beserta tombol Subscribe. Selanjutnya klik tombol Subscribe itu untuk berlangganan podcast yang bersangkutan. Langkah ini dapat diulangi untuk podcast-podcast lain yang Anda inginkan.
  7.  Sekarang klik kembali item Podcast di panel Source untuk masuk ke daftar podcast langganan Anda. Podcast yang Anda pilih tadi telah muncul di daftar tersebut.
  8.   Untuk mengupdate podcast langganan Anda, klik tombol Update yang terdapat di bagian kanan atas. Selanjutnya iTunes akan secara otomatis men-download-kan episode terbaru dari semua podcast langganan Anda. iTunes juga akan menampilkan daftar episode-episode yang lebih lama.
  9.  Setelah di-download, Anda bisa men-dobel-klik nama episode tersebut untuk memainkannya. Episode-episode yang lebih lama juga bisa di-download dengan menekan tombol Get yang terdapat di sebelah kanan nama episode tersebut.
  10. Selanjutnya iTunes akan secara otomatis meng-update semua podcast langganan Anda setiap hari. Anda bisa mengatur konfigurasi podcasting di iTunes melalui menu Edit | Preferences pada tab Podcasting.
Changialosi, Greg. Gigavox Media.